Kamis, Juli 29, 2010

RUMAH TERAKHIR...

Pagi itu jalanan agak lengang,tidak sepadat hari biasanya untuk ukuran kota besar ke dua ini..kota yg menyimpanan komplikasi masalah yg amat akut.
Kupacu motor 70an ini dengan kecepatan yg paling maksimal..dan jarum speedometer hanya menunjuk arah 60.namun di sebelah kanan jalan tepat di sekitar sten kali mulai macet…terlihat kerumunan masa bergerak ke arah ujung stren kali yg berbatasan dengan jembatan.smakin banyak..smakin banyak..seperti lebah kembali ke sarangnya.

“jangan pernah takut ..kita punya hak mempertahankan apa yg kita punya.tidak usah takut..”teriak salah seorang laki-laki berbadan gelap sambil acung-acungkan kayu di tangan kanannya..
“Pemkot punya hak mengambil tapi kita juga punya hak untuk mempertahanakannya..sampai kita tak dapat berbuat apa-apa lagi…atau hingga darah tertumpah disini…5 tahun saya tinggal disini,kenapa baru sekarang ini terjadi..apa yg salah dengan kami..”sambungnya lagi dengan tingkat keberaniaan yg lebih tinggi..laki-laki penjual telor asin ini memang sulit lepas dari tempat itu lantaran penghasilan sebagai asongan tidak cukup untuk cari tempat kos yg layak..Taryo,sinbad dr kali jagir itulah julukan lantaran postur tubuhnya yg gelap,besar dan raut wajah yg keras..

Barikade polisi dan satpol PP berjajar rapi membentuk pagar betis,diantara bangunan-bangunan dan masa yg smakin banyak.situasi tegang.esekusi belum di lakukan krn menunggu eskavator,mesin yg pandai buat smua berantakan.

“apa salah kami pak..dosa apa kami ini menjadi rakyat negeri ini,bukan keinginan kami menjadi miskin dan serba kesulitan seperti ini..” jerit seorang ibu separuh baya di iringi tangisan
“kami hanya ingin menjadi warga yg baik,rakyat yg patuh pada pimpinan..karena kami begitu percaya pada pemimpin-pemimpin kami meskipun kalian khianati kepercayaan kami..apakah kami pernah menggangu kalian..merugikan kalian..mencuri hak kalian..kenapa kalian usik ketenangan kami yg sedikit ini..saya mohon pak..saya mohon biarkan kami tetap tinggal di sini..tetap hidup dengan apa yg kami punya ,dengan apa yg kami bisa lakukan,berilah kami julukan sesuka kalian,gembel,tuna wisma,preman,sampah kota,manusia tak berguna…apapun julukan itu kami terima..karena kami sadari keadaan kami, sekali lagi saya mohon jangan ambil kebahagiaan kami yg sedikit ini….saya mohon pak……”perempuan stengah baya itu mbok minah..dia adalah buruh,pengelupas bawang di pasar jagir..hidup sebatang kara..tak ada sanak saudara…wajahnya lebih tua dr usianya..kulitnya gelap..tanganya keras..hidup membuatnya seperti itu..
“ anjing..bangsat,keparat…apa kalian tak punya hati ..apa kalian tak punya nurani..tempat inilah satu-satunya yg kami punya..untuk sekedar kendorkan otot-otot tubuh kami,tempat sembunyi dari dinginnya malam..tempat lari dari teriknya siang..bukankah kita satu bangsa..lalu untuk siapa kemerdekaan ini..kalian bangun Mall seperti bangun pos kampling di setiap perempatan kota ini ada..tempat hiburan..komplek makanan enak...tempat-tempat itu hanya untuk penuhi syahwat materialisme dan hedonisme..prostitusi kalian lindungi bahkan kalian tumbuh kembangkan, kalian beri penyuluhan dan tes kesehatan rutin…lalu apa yg kalian lakukan pada kami…apa lantaran kami tidak dapat beri upeti..apa lantaran kami tidak sedap di pandang krn hanya bisa bangun rumah dg tumpukan kardus..” seseorang tiba-tiba muncul di depan kerumunan masa dengan mencaci maki petugas keamanan yg tetap berdiri tegak seolah bersiap-siap ingin melakukan tugas besar yg akan membanggakan bangsa dan negara.
“asal kalian tahu..kami begini bukan karena kami ingin seperti ini, kebodohanlah yg membuat kami seperti ini dan kami sadari itu..namun apakah kebodohan dan kemisikianan kami ini lantas kami merengek-rengek dan minta di berikan jatah makan setiap hari..jatah beras….tidak…kami masih bisa bekerja..dan berusaha sendiri,kami juga tidak pernah menghabiskan anggaran belanja kalian..lalu apa yg membuat kalian begitu bersemangat dan antusias..untuk terus mengusir kami..menyingkirkan kami…”sambungnya dg nada tinggi..

Penggusuran adalah cara yg paling di gemari pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoaalan sosial perkotaan ,bangunan liar,PKL ( pedagang kaki lima )..tanpa ada kejelasan soal nasib mereka selanjutnya. Rumah susun dan relokasi tempat dagang..kadang justru memicu masalah baru yaitu..pengeluaran yg memberatkan penghuni dan tempat relokasi yg sepi pembeli..alasan keindahan kota, tata kota dan menjadikan kota ini sebagai kota metropolis yg indah, bersih dan makmur kadang menjadi legitimasi aksi penindasan ini..seolah-olah pemerintah tidak punya kewajiban terhadap mereka-mereka itu..kesenjangan semakin lebar..Mall dan mobil mewah tlah kuasai kota ini..bukankah ini adalah ejekan yg nyata terhadap kaum miskin..acara TV hanya buat mereka semakin yakin kalo mereka benar-benar miskin dan seperti makluk alien yg salah tempat pendaratan pesawatnya..smua acara televisi saat ini hanya suguhkan hingar bingar konsumtifisme dan budaya instan…menjijikan.
“saudara-saudara kami akan melakukan pengosongan tempat ini hari ini..stren kali sepanjang 1 km ini akan kami sulap menjadi tempat yg indah, asri dan berbudaya..kekumuhan serta keruwetan ini akan segera berakhir..jadi dengan segala hormat kami mohon bapak-bapak,ibu dan saudara sekalian segera kemasi barang kalian semua..kami akan meratakan tempat ini pukul 10 wib.”raungan megaphone membelah bisingnya suara masa..diam.senyap sketika.. suara pejabat pemkot itu begitu jelas dan menyakitkan,..suwanto nama pejabat itu seperi tertera pada bat name pada seragam dinas coklat yg dia pakai
“ lalu bagai mana nasib kami selanjutnya “ Tanya sokip penjual rokok keliling di terminal joyoboyo
“bukankah kami sudah sosialisasikan masalah ini berkali-kali..agar penghuni tempat ini pindah ketempat yg telah kami sediakan ..rumah susun yang saya kira akan lebih baik dan nyaman dari rumah kardus kalian…”jawabnya sinis dan arogan
“taek…kalian tak pernah sungguh-sunguh sediakan tempat itu kepada kami..kenapa masih ada uang sewa yg mahal” tak kalah sengit
“alasan….harga yg kami berikan begitu murah untuk fasilitas yg begitu lengkap dan lingkungan yg asri,dua kamar tidur,ruang tamu,kamar mandi..hanya Rp 300.000,-..kalo listrik ya tergantung bagaimana kalian berhemat…gitu aja kok repot”
“tetep mahal pak..itu belum biaya hidup kami sendiri…saya bisa tidur nyenyak,lingkungan bersih..tapi kalo tidak bisa makan itu juga percuma”sahut sokip
“apakah tidak ada jalan keluar selain hal sperti ini”imbuh mbok minah
“smua telah di program dan sesuai scadule jika ini nanti tidak terlaksanan..dan di tunda-tunda terus ini kan menghambat program kerja kami..dan jika program kerja yg populis seperti ini gagal maka apa yg bisa kami banggakan di akhir jabatan kami…masak pekerjaan beresin sampah aja tidak bisa..kredibiltas kami jd taruhannya…”…kesan angkuh pejabat ini sangat terlihat..gayanya seperti centeng zaman kompeni…badan kurus,tinggi..berkumis tipis dan rabut agak ikal…inlander

waktu menunjukan pukul 09.35wib sebentar lagi..sebuah tragedi terjadi lagi tragedi di zaman kemerdekaan…tragedi antar sesama anak bangsa yg berbeda kasta…untuk siapa kemerdekaan ini…kemana bunyi :fakir miskin dan anak terlantar di pelihara oleh negara..jika negara tidak lagi peduli kepada mereka lalu siapa lagi..bukankah ini fungsi negara…merawat, memelihara dan melindungi rakyatnya..seperti seorang bapak merawat dan melindungi anaknya..tidak ada pamrih tidak ada kata untung rugi yang ada pengabdiaan dan ke ikhlasaan…tapi fungsi negara justru terbalik..rakyatlah yg menghidupi negara..rakyatlah yg musti berkorban buat kepentingan negara yg absurd itu..pajak…menjadi andalan pendapatan…sedangkan kekayaan alam di biarkan di garong oleh asing…apakah ini namanya kemerdekaan…kemerdekaan di nikmati 10% dari 230 jt penduduk negeri ini…
jangan salahkan mereka jika masalah social smakin menjadi-jadi lantaran..kejahatan meningkat, geladangan standby di trotoar-trotoar jln raya, pengemis, pengamen, pelacuran..mereka butuh kepedulian pemerintah..mereka butuh kasih sayang pemerintah..mereka butuh belaian dan pelukan hangat pemerintah..tapi pemerntah lebih sibuk dg proyek-proyek simbolik yg angkuh..tentu saja politik sangat menghabiskan waktu dan tenaga para pejabat, hingga lupa dengan .rakyat yg memilihnya…bangsat memang mereka.

Eskavator mulai masuk perlahan-lahan di arena penggusuran..

Di depan barikade polisi dan satpol PP dg backgraund eskavator,bangunan kumuh dan kumpulan masa..berdiri seorang gadis manis dg tanda pengenal menggantung di dadanya..reporter SBY TV..dan seorang juru kamera bersiap-siap segera live report..meliput tentang detik-detik penggusuran ini..sebuah liputan yg menarik yg mungkin akan mengalahkan reality show Tolong,Bedah Rumah,Seandainya Aku Menjadi..smua itu adalah reality show di mana kemsikinan menjadi obyek hiburan..menjadi bahan tertawaan..menjadi tontonan…tak ada keikhlasan…murni hiburan tak ada pesan moral…oleh karena itu saya baru tahu kenapa kriminalitas, perceraian, korupsi, pembunuhan..menjadi santapan pagi, siang, malam..warga republik ini..karena mereka menganggap bad news is good news..jadi jangan kaget kalo negara smakin parah..dan rakyatnya makin tak bermoral karena memang kita di bimbing dan di bina oleh televisi…seperti itu.
“ pemirsa,saya novita anggraini dr SBY TV melaporkan detik-detik terakhir prosesi penggusuran..bangunan liar di steen kali jagir..terjadi ketegangan antara aparat keamanan dan warga penghuni stren kali…suasana yg panas semakin panas pemirsa..lantaraan..masih belum jelasnya nasib warga sten kali…coba kami akan wawancarai seorang warga”
“ siang bu…nama ibu siapa “
“saya tatik..”
“Ibu tinggal di stren kali ini”
“sudah 4 tahun saya tinggal di situ”
“terus..ibu tinggal di mana setelah ini”
“tidak tahu mbak..mungkin kembali ke asal..d emperan toko”
“bukannya..sudah di sediakan rusun bu…”
“rusun…pemerintah kita memang suka bercanda..masak..penjual tahu asin seperti saya ini di suruh sewa harga segitu,,,belum transportnya ke sini..makan..listriknya…bisa-bisa saya mati jongkok mbk….pemerintah wes gendeng mbak…”
“trimakasih bu tatik…pemirsa itu tadi ungkapan hati warga sten kali yg tak mau pindah….smoga pemerintah bisa lebih bijak dlm mengabil sebuah keutusan…demikan laporan dr kami..slamt siang “

Jarum jam di tanganku tepat pukul 10 wib..ayunan tangan eskavator luluh lantakkan bangunan..rata dengan tanah..jeritan tangis..marah, benci dan ketidak berdayaan..terdengar nyaring…berkumpul menjadi satu….masa mulai semakin brutal..liar..terjadi dorong mendorong dg aparat…tp berhubung aparat lebih banyak..maka warga stren tak bisa berbuat banyak..kecuali pasrah…jika kemiskianan in tidak boleh terjadi kenapa pemerintah,,,tidak gratiskan total sekolah, pemberian modal usaha, pelatihan ketrampilan untuk mandiri,,,kenapa pemerintah tak peduli, hanya peduli dengan urusan perut dan golongan mereka sendiri….hati ini sakit marah melihat hak seperti ini..tapi apa daya ku..hanya seorang buruh di perusahaan jasa..kesehatan mata yg tlah kuasai negeri ini…namaku yudha…o ya smoga tragedi ini segera berakhir..dan kita tak lagi melihat kepedihan seperti ini lagi…ku nyalakan joni ( julukan motorku) aku berbalik arah..kembali pulang..hari ini begitu berat..berat mengingat kita belum merdeka….

Ketidakadilan terjadi di depan mata kita namun kadang kita lihat itu sebuah hiburan..penggusuran..setiap hari terjadi di kota-kota besar negri ini..kemiskinan menjadi alas an mereka tinggal di kolong jembatan,stren kali atau gubuk-gubuk liar..namun bukankah mereka juga WNI..dan punya hak yg sama menjadi warga negara negeri ini..tragedy pagi itu..tentang penggusuran di streen kali jagir di Surabaya beberapa bulan yg lalu..saya hanya memotret dr sisi hak warga negara dlm dimensi kemerdekaan dan fungsi sebuah negara terhadap penghuninya…sekian

Senin, Juli 26, 2010

BONEK.....waktunya berubah...

 "kami ini bonek mania..kami slalu dukung persebaya...di mana kau berada di situ kamia ada..krn kami bonek mania"

sbuah penggalan lagu yg sering aku dengar jika persebaya main..entah di kandang sendiri atau pun lg tandang ke kandang lawan....
aku kira kita semua pasti kenal bonek..suporter militan persebaya ini....suporter yg sudah dapat setempel merah dari semua kalangan persepakbolaan dan mungkin seluruh rakyat indonesia ..jika denger kata itu aku yakin di benak kita akan muncul..tawuran,pemalakan,kerusuhan..atau sikap vandalism lainnya.....memang tidak dapat di pungkiri hal inilah yg terjadi....walapun semua itu tidak seratus persen benar....prilaku suporter indonesia memang masih jauh dari sikap penikmat bola eropa....kreatif toleran dan tidak mengejar kalah menang saja..entah kapan sepak bola kita bisa sehebat peradaban bola eropa.....meskipun saya kecewa dg induk sepak bola kita PSSI yg memang terkesan tidak serius meningkatkan kwalitas sepakbola negeri ini....namun hanya di isi intrik politik dan oportunistik saja....smoaga suporter indonesia bisa merenungkan kembali..sikap dan prilaku sebagai suporter sejati yg tidak menjadi suporter fanatik buta.....
bonek sendiri harus mau di kiritik sepedas apapun.........
bravo suproter indonesia.......

Selasa, September 23, 2008

Tunggal VS Melawai????

mlm kawan...seperti biasa setelah seharian kerja aku ingin lepaskan lelah capek,sumpek segala hal yang memang tak mungkin pernah aku katakan pada spesies homo sapien karena memang tak ada yang dapat aku ajak bicara..dan aku bersyukur dengan warnet rizky yang buka 24 jam ini...stop!!!!kyaknya kalimat pembuka di depan seolah menggambarkan aku laki-laki kesepian dan butuh perhatiaan yang cukup besar...bisa iya..juga bisa tidak..
mlm ini, mlm ke 24 bln romadlon dan buat mereka yang mendambakan surga pasti tlah berusaha menambah pahala dengan tarawih, tadarus atau berdzikir karena memang Allah lagi obral pahala buat yang menginginkannya...yang jelas aku tak lakukan satu upaya tuk ikut berebut obral pahala itu soalnya aku lagi ngetik sekarang...kawan, tadi siang tak di sangka aku dapat tlp dari HRD optik tunggal yang memang beberapa minggu lalu aku sempat ngelamar pekerjaan di intervew dan hari ini mereka beri keputusannya aku di terima, tapi lagi** aku bimbang..optik tunggal adalah sebagian rencana yang tlah aku atur dengan matang untuk kejar mimpiku kuliah lagi di malang dan bekerja karena hanya optik itu yang menurutku dapat membantu biayai kebutuhanku kuliah dan kerja nantinya.tapi setelah dealine heregrestasi UNISMA berakhir pada bulan agustus sedangkan optik tunggal blom juga kasih kbr jd aku kubur mimpi kuliah dan kerja itu..akhirnya aku prioritaskan untuk cari pekerjaann yang mengandung interaksi sosial yang luas atau marketing,trus coba nglamar di PT. Pharos perusahaan farmasi sebagai medical representatif tapi dua kali psikotes belum juga ada titik terang atau bisa di bilang gagal dan yang terakhir di penerbit mizan juga sama ga ada kbrny...aku dah jenuh di optik melawai, mereka memang beri aku kenyamanan finansial, mapan secara psikologi pekerjaan yang mungkin di dambakan manusia normal,,tanpa taget,tanpa pengawasan semuanya serba santai dengan catatan oprasional berjalan lancar tanpa ada kecurangan..namun ini semua seperti ngisap ganja, enak sesat tapi membunuh...smua itu membuat jiwaku berontak ingin sebuah pekerjaan yang menantang dan bermasa depan karena di melawai tak ada masa depan.........dan kita di arahkan pada pengerdilan berpikir dikarenakan otak dan tubuh kita di biarkan berjalan tanpa tantangan..namun satu hal yang aku kagumi di melawai yaitu ilmunya begitu melimpah jika kita mo rajin dan mo belajar di sana.
kembali soal optik tunggal,kenapa tidak langsung mengiyakan tawaran itu namun aku minta waktu untuk mengahabiskan kontrak tgl 21 okt '08 nanti dan ,mereka bersedia menungguku.ahhh..jujur aku ga 100% minat ke perusahaan itu,jika aku keluar dari melawai dan masuk ke tunggal bukankah itu sama aja bo'ong, apa yang bisa aku dapatakan di tempat baru ini..tak ada tantangan masih sama seperti dulu duduk,senyum dan senyum lagi..pekerjaan yang membosankan.
untuk saat ini aku masih bingung...bingung banget....seandainya ada yang bisa mengiburku malam ini janji aku pasti traktir dia dg segelas kasih sayangku,semangkok kelembutanku dan sebagai penutup ciuman manis di kening...cie..cie..cie...
tapi yang jelas ga ada kata selesai dlm proses pencarian hidup ini, Aku yakin Allah akan berikan jalan pada hambanya yang mo berusaha dan berdoa...karena hidup tak berhenti sampai di sini...

Rabu, September 17, 2008

PELANGI ITU BENAR-BENAR PERGI…………..

Awan pekat mulai terlihat
Penuhi langit yang tadinya biru
Membentang, gelap seolah ingin berkata
Seolah ingin ucapkan slamat tinggal

Senjapun, tak semerah kemarin
Seakan tahu ada yang hilang dari harinya
Hari yang biasa indah lantaran warna
Kini mulai terasa hampa

Embun pagipun tak seputih kemarin
Butiran-butiannya terlihat keruh
Karena kesedihan yang membatu
Lantaran kawan sorenya tlah sirna dari roda alam

Pelangi yang indah benar-benar pergi
Membawa semua angan dan mimpiku
Tak ada lagi senyum di pagi hari
Tak ada lagi tatapan dari celah-celah malu
Yang biasa aku lakukan saat wajahmu ada di sebelahku
Begitu cepat pelangi itu pergi
Secepat dia pergi setelah tampakkan keindahannya
Adakah sesuatu yang buat dirimu pergi
Apa mungkin kau bosan bersanding dengan senja

Pelangi….ssiapapun dirimu, kau adalah ciptaan Tuhan yang sempurna
Aku pun tak peduli kau kenal aku atau tidak
Karena aku hanya pengagum keindahaanmu
Karena aku terbuai dalam setiap senyummu

Slamat tinggal pelangi
Warnamu……..
Senyummu………..
Dan sejukmu
Masih terasa walaupun kau tlah lenyap……………………….

Indonesiaku Berteriaklah.....

Indonesiaku berteriaklah lantang
Bahwa kita ini masih punya harga diri
Indonesiaku tolong katakan…
Bahwa kita ini buka bangsa budak..
Walau, tanah, air dan lautan
Tlah terjual,tlah tergadai oleh para kapitalis
Ooooh…indonesia

Tak pernah kulihat….
Penyesalan para pedagang negri ini
Jual hutan lewat HPH..
Tenggelamkan pulau dengan jual pasirnya
Jual laut….jual hutan..jual pulau jual tanah……pokoknya jual
Adakah tempat untuk para petani mengaduh,jika pupuk terus naik, harga gabah turun….
Adakah tempat untuk nelayan berteriak jika pukat harimau tlah digunakan para nelayan luar negri,para sepekulan ikan terus buat nelayan tak berdaya,tak adakah keadilan untuk mereka…
Adakah tempat untuk mengaduh oleh para pekerja imigran atau TKI kita yang terus di peras baik uang,tenaga hingga martabatnya sebagai manusia
Siapa yang harus tanggung jawab…jika pahlawan devisa itu berakhir di tiang gantungan, hanya gara2 tak mau layani tuannya yang berbahasa arab itu?
Kemana?
Kemana perginya petinggi- petinggi negri ini saat kelaparan mulai datang?
Saya heran kenapa kita ini hobi minta-minta alias hutang
Kalo hobi hutang pasti hobi impor….
Apakah kita kita ini bangsa yang tidak dianugrahi akal, pikiran dan hati?
Apakh kita ini makluk yang memang diciptakan untuk jadi mental pengemis
Apa tidak ada pikiran, bahwa kita bisa mandiri baik pangan ,ekonomi,budaya,social.
Kalo ditanya soal aparatur hukum saya juga bingung antara hakim,jaksa,polisi,penjahat nah siapa yang pantas jadi terdakwa,karena memang sama-sama penjahat
Penjahat kok makan penjahat….!!!!
Harus di mulai dari mana kita bangkit…..
Yang jelas dari setiap anak bangsa harus punya semangat untuk membangun dirinya sendiri dulu….dan membuang jauh mental budak(minta-minta,penakut,mudah menyerah)

Ya sudah…..kita renungi apa yang bisa kita lakukan pada diri kita hingga kita bisa menyumbangkan secuil debu untuk bangsa kita
Jangan terlelap oleh propaganda kapitalis ( fashion,film,musik)
Kita harus hidup sebagai bangsa yang merdeka yang sejati
Tanpa harus takut kepada siapapun….
Dengan kegigihan gajah mada mampu satukan nusantara
Karena hanya dengan tekad baja kita bisa membangun borobudur
Karena hanya dengan kesatuaan kita bisa merdeka
Mari kita bunuh “ MENTAL BUDAK PADA DIRI KITA”

Surabaya,20 maret 2007
Asoka
Tak ada yang tak mungkin jika kita mau…….

Jumat, September 12, 2008

Big Boss Dateng, neh...

Selasa,25-09-07 tepatnya jam 14.00 wib. Telah terjadi moment yang luar biasa……
Apakah itu..? ( deng…dong…..)
……….bos besar lagi jalan –jalan alias sidak pengen liat asetnya dalam keadaan baik atau tidak….masih bisa menjadi sumber uang atau tidak….tapi ada yang lebih luar biasa dari kunjungan tadi…cewek cina berwajah kiyut yang bikin cowook jawa berwajah brandal ngeluarin taring ma kuah dari mulutnya….siap menerkam dan mencabiknya hingga tetes terakhir…tapi itu hanya hayalanku sesaat ja tadi. Yang jelas ga ada keinginan untuk mencabikny tapi hanya pengen mencoleknya dan bilang “ hai cewekkkk”..kalo di liat-liat sekilas big bos ga ada tampang orang kaya pa lagi orang yang punya bisnis optik terbesar di Indonesia, soalnya tampang ya ga jauh beda ma cak somat, tetangga sebelah yang bisa cari rumput buat kambingnya….bener juga tuh kalo sekarang tampang tak jadi ukuran…kalo siang gini bos pasti lagi nonton CNBC pantau bisnis yang lagi tren trus di sebelahnya ada secangkir kopi ma sejuk AC yang seger…Dan sorean dikit maen golf lalu diterusin dinner di restoran yang Kelas…nah tu yang di lakukan si bos trus pa yang di lakukan karyawannya alias pegawainya bin buruhnya, siang gini yang jelas nunggu orang masuk aquarium..kalo ada ya..di tanyain pengen cari ikan jenis apa? Kalo dia kayaknya ga serius kita pun nglayani 0.5 x jumlah total serius yang kita punya lalu di bagi 0.32, nah itulah ekspresi yang akan muncul di wajah kita. Kalo sepi brati kita ngitung brapa banyak orang yang lewat dengan tahi lalat di pipi dengan diameter 0.2 mm,brapa banyak orang yang lewat dengan ekspresi pengen tapi ga kesampaian, brapa banyak orang yang lewat yang butuh kasih sayang yang cirinya baju minimalis dan ngejreng Kalo itu semua dah kita lakukan otomatis otak akan over power alias kelebihan beban dan akan bilang ke mata “ gua capek banget tolongin gua dong” mata bilang “ oke deh, gua akan pejamin mata alias serangan kantuk siang hari otomatis lu bisa istirahat gua juga bisa istirahat”. Kondisi sepi dengan AC yang sejuk dengan alunan lagu dari luar otlet seolah bilang “ udah deh lo tidur aja kan masih sepi, nyatai ja men,bos juga ga ada kok”. Trus kalo udah sore kita biasa makan camilan dengan sedikit ngrupi kesana sini sambil nunggu pulang yang jatuh pas 21.00, itu kalo ga ada orang yang ga tau diri, dah mo tutup juga masih masuk aja……pada hal kita dah nunggu seharian trus kemana ja dia….itu termasuk jenis custamer penggangu orang mo pulang kerja dan dosanya 5 x monyong bibir kita ditambah brapa kilo dongkol dihati nah itu dosa yang akan dia terima
Pekerjaan menjadi penjaga toko adalah pekerjaan yang luhur, selalu tersenyum walaupun lagi ada bom TNT di lubuk hati yang paling dalam di tambah badai laut pasifik yang lagi berkecamuk di otak ini…sungguh luar bisa bukan,!!!.kita juga musti kuat oleh godaan setan yang 100% penghuni neraka jahanam itu, namun setan-setan itu dalam kemasan yang beda, lebih mantap, mak nyusss dan hot. Bayangkan jika kita terus di suguhi paha, dada ma jengger….he.he…satu kali kuat,dua kali kuat, tiga kali…..agak kuat nah untuk ke empat kali biar ini jadi rahasiaku…Lebih jelasnya kalo pengen cari setan di mall tempatnya.,,,,,,,,,,,,udah gitu aja, ntar di sambung lagi………yang jelas bangsa ini semakin terperosok dalam system kelas….

Slamat malam ambon dan poso!!!!

Surya tlah lenyap terkubur dalam pekat malam
Sang malam menjadi raja perintahkan ribuan bintang tuk menari
Ini waktu yang tepat untuk mengaduh
Mengaduh pada gelap
Mengaduh pada sunyi
Dan mengaduh pada Sang Penguasa Hati
Jika mimpi masih bisa menamparmu saat kau bangun
Mungkin kau harus ingat kembali
Janji apa yang tlah kau ikrarkan pada jiwamu
Lekas bangun dan pergilah ke kamar mandi
Lawan pagi dengan senyum
Sambut mereka dengan senyum
Karena itu yang paling mudah kau lakukan
Tak ada untung, jika senyummu kau penjara
Wahai…dunia..
Apa yang membuat mereka saling bunuh?
Apa yang buat mereka tumpahkan darah sesama saudara?
Apa tak ada lagi kemanuasiaan di hati mereka?
Apa sangat susah untuk saling berpelukan?
Apa sangat sulit jika singkirkan perbedaan?
Apa masih kurang darah yang mengalir di negri ini
Aku tak kenal kau, kaupun seperti itu
Jika agama beda, setidaknya kita masih satu bangsa
Jika beda bahasa setidaknya kita punya bahasa Indonesia
Knapa kalian terus bertengkar?
Semua mengaku yang benar
Smua mengaku penghuni surga
Dan smua atas nama Tuhan,
Aku bimbang namun tak berdaya
Tak berdaya lantaran, penguasa pun ikut jadi biang keladi.
Mengapa harus ambon?
Mengapa harus poso?
Mengapa…………..????
Disanalah letak surga dua agama yang tlah ratusan tahun dalam cinta.
Disanalah toleransi dan esensi beragama terjalin
Apakah agama ada hanya buat keributan dan saling bunuh?
Apakah tak ada lagi pekerjaan lain selain buat rusak dan paksakan kehendak?
Aku heran…..
Padahal kalian tak punya keturunan kaum bar-bar, atau kaum fasis.
Sebaikanya buang saja kitab suci kalian jika hanya menjadi alasan untuk membunuh.
Dan jangan sekali-kali, bawa nama Tuhan kalian saat membunuh.
Tak ada guna nya mempermasalahkan perbedaan?
Mari kita berkaca pada alam.
Pelangi indah lantaran dia berbeda.
Taman bunga indah lantaran beda jenis,namun menjadi irama kesejukan hati
Sungguh terkutuk kita…..
Jika tidak bisa menunjukan rasa kemanusiaan kita.
Dan itulah mengapa kita beda dengan makluk lainnya.
Jangan kita menjadi hewan yang tak manusiawi
Ulurkan tangan…..
Berpelukan…………
Hanya cinta…ketulusan….dan sayang..
Yang bisa satukan surga yang tlah terkoyak….
Saudaraku…aku disini melihatmu
Walau tak bisa sumbangkan secuil debu…
Namun aku punya sejuta rindu
Rindu ambon dan posoku yang dulu…………
Smoga kedamaiaan cepat datang ke padamu.



Asoka
Jomblo gila namun terakreditasi A